English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Blogroll

Ini Numb hp saya .: "087742464524" Marquee Text Generator - http://www.marqueetextlive.com

photo rating

KUNCI SUKSES ADALAH MAMPU BERTAHAN DARI SEMUA MASALAH YANG MENDERA

Belajar Dari Kisah Dramatis Penyelematan Seekor Kuda

Seekor kuda milik seorang petani terperosok di dalam sumur kering yang cukup dalam. Serpihan dan reruntuhan batu-batu sumur menghujani kuda tersebut. Selama berjam-jam ia terperangkap dan tidak bisa apa-apa selain menangis dan menahan rasa sakit. Selama itu pula tuannya mencari jalan keluar supaya kuda bisa diselamatkan. Tidak lama kemudian, kuda itu sudah sekarat dan mati. Petani itu lantas berpikir, biaya mengeluarkan kudanya yang jatuh ke sumur itu sama mahalnya dengan membeli kuda baru.

Kondisi sumur itu telah lama kering dan tidak bisa digunakan lagi. Maka dia berpikir, bahwa sumur itu lebih baik ditimbun dengan cara apapun supaya tidak ada yang jatuh lagi. Petani itu kemudian memanggil para tetangganya untuk membantu menimbun sumur. Dalam satu waktu dia bisa menyelesaikan dua masalah; menimbun sumur yang sudah tidak layak pakai dan mengubur kuda. Semuanya siap membantu dan masing-masing sudah membawa peralatan lengkap, palu besar, skop, dan mengumpulkan tanah lalu menimbunkannya ke dalam sumur sampai tertimbun.

Ketika mendengar keramaian di atas sana, kuda mengerti apa yang akan mereka lakukan. Pada saat mereka membuang tanah ke dalam sumur, ia langsung berteriak dengan suara yang sangat keras seraya menahan rasa sakit dan meminta tolong. Tidak berapa lama kuda itu menjerit dan merintih kesakitan, kemudian semua orang mendengar suaranya, namun tiba-tiba suara itu terputus. Setelah beberapa skop tanah dilemparkan ke dalam sumur, petani pemilik kuda itu menengok ke dalam sumur, ia sangat terkejut ketika melihat apa yang terjadi di dalam. Ternyata kudanya sibuk membersihkan pundaknya dari hujan tanah dan sampah yang disiramkan ke dalam sumur. Setiap satu skop tanah mereka lemparkan ke dalam, ternyata membuat kuda itu berusaha menyelamatkan diri dengan menggoncang punggungnya supaya tanah terjatuh, lalu ia bergerak dan melompat, sehingga tidak jauh lagi jarak antara dasar sumur dengan bagian atas tanah. Demikian seterusnya, orang-orang melempar tanah dan sampah untuk menimbun sumur itu, kemudian mengenai tubuh kuda. Sedangkan kuda itu memanfaatkan pasir, tanah, dan sampah-sampah yang dimasukkan ke dalam sumur untuk menyelamatkan diri. Sampai akhirnya timbunan itu semakin dekat ke bagian atas tanah. Setelah semakin dekat dan sumur semakin tertimbun, kuda akhirnya melompat dengan mudah dan selamat.

Sejatinya, begitulah kita menjalani hidup ini. Ketika Anda menghadapi segala problematika dan kesulitan hidup dan segala beban beratnya, Anda harus bijak dalam bersikap dan menyelesaikannya. Anda harus bisa seperti kuda dalam cerita di atas yang bisa menyelamatkan diri dengan memanfaatkan segala kesulitan yang dihadapi. Semua orang mempunyai masalah, kesulitan, dan beban dalam hidup. Bahkan ketika satu masalah selesai, masalah baru pun timbul.

Segala permasalah itu rasanya seperti hujan batu dalam hidup. Tetapi begitulah hidup. Namun Anda tidak perlu takut atau khawatir! Disadari ataupun tidak, Anda sebenarnya sudah belajar dan mengetahui bagaimana menghadapi masalah dan tahu cara untuk menyelesaikan dan menyelamatkan diri Anda dari sumur-sumur yang bisa menjerumuskan Anda. Tepis dan bersihkan segala masalah dan beban yang ada di atas punggung Anda! Dengan demikian akan Anda temukan jalan keluar yang lebih mudah. Semakin naik dan semakin dekat antara pijakan Anda dalam sumur dengan tanah, maka harapan untuk selamat akan semakin besar.

Dalam perjalanan hidup Anda pasti akan menemukan berbagai macam kotoran dan sampah. Solusinya, agar Anda selamat dari sumur kehidupan ini, jangan biarkan kotoran dan sampah menimbun dan mengubur diri Anda! Letakkanlah segala sampah dan kotoran itu ke samping dan jadikan sebagai pijakan, lalu atur strategi untuk melompat ke atas.

(Dikutip dari buku "BELAJAR DARI AYAT-AYAT ALLAH YANG TERSIRAT; KISAH MOTIVASI ISLAMI TERFAVORIT," hal. 102-103. Dapatkan kisah-kisah motivasi islami lainnya hanya di buku ini. Tersedia di berbagai Toko Buku Besar di seluruh kota se-Indonesia)

Posted by
Unknown

More

BERBUAT BAIK PADA BINATANG

Dahulu kala,ada seorang pemuda sedang melakukan perjalanan yang jauh. Ditengah perjalanan ia merasa sangat haus. Kemudian ia menemukan sebuah sumur yang curam. Untuk mengobati rasa hausnya, ia pun turun ke dalam sumur yang curam tersebut untuk meminum airnya. Setelah ia merasa puas minum lalu ia pun kembali naik keatas sumur untuk meneruskan perjalanannya.

Ketika ia sampai keatas, ia melihat seekor anjing yang sedang kehausan. Karena begitu hausnya, anjing tersebut menjulurkan lidahnya dan menjilat- jilat tanah. Sang pemuda berkata, "Anjing ini sedaang kehausan sama seperti aku." Pemuda tersebut merasa kasihan lalu ia pun kembali turun ke dalam sumur dan menampung air menggunakan sepatunya. Segera ia naik keatas dan memberikan air tersebut kepada anjing yang kehausan. Subhanalloh, Allah ta'ala bersyukur kepadanya dan mengampuni dosa- dosa pemuda tadi lantaran perbuatan baiknya kepada binatang. (Sumber kisah: HR.Bukhori No.6009)

Teman- teman yukk kita sayangi binatang...
Semoga bermanfaat!

Posted by
Unknown

More

MARI BERSEDEKAH...

Kisah ini diceritakan oleh Abu Hurairoh dari Rasululloh shalallohu'alaihi wa salaam: dahulu ada seorang laki- laki yang berjalan di tanah yang tandus. Kemudian dia mendengar sekumpulan awan hitam berkata, "Siramilah kebun si Fulan!" Lalu awan hitam tersebut bergerak ke arah tempat yang banyak terdapat batu hitamnya dan menyiramkan air kepadanya. DItempat itu tidak hanya ada bebatuan hitam tapi juga parit yang melimpah ruah airnya mengalir ke sebuah kebun. Ada seorang pak tua yang sedang membagi- bagi air parit ke kebunnya. AKhirnya ia pun mendekati Pak tua itu dan menanyakan namanya. Pak tua pun heran kenapa ia menanyakan namanya. Ia pun menjawab, "Seseungguhnya aku mendengar sekumpulan awan menyebut- nyebut namamu hendak menyiramkan airnya ke kebunmu," laki- laki itu menjelaskan pada pak tua. Laki- laki itu pun bertanya lagi," Wahai pak tua, hal apakah yang engkau telah lakukan?" Maka Pak tua pun menjawab," Aku sangat memperhatikan apa yang dihasilkan kebun ini. Sepertiga hasil panennya aku SEDEKAHKAN, sepertiga lagi aku MAKAN bersama keluargaku, dan yang sepertiga lagi aku siapkan untuk BIBIT."

Saudaraku mari kita bersedekah, ada hak saudara kita yang lain pada harta kita..Semoga bermanfaat!

Sumber kisah nyata: Kitab Hadits Shahih Muslim

Posted by
Unknown

More

MANAKAH YANG LEBIH MENAKJUBKAN ??

Kisah menakjubkan yang disampaikan oleh seorang dai. Sang dai berkata : "Pelaku kisah ini bercerita kepadaku":

"Suatu hari aku bersafar dari Thoif menuju Riyadh bersama istri dan anak-anakku. Akan tetapi di tengah jalan mobilku rusak. Tatkala itu cuaca panas. Maka akupun berhenti di dekat salah satu pom bensin (*tempat peristirahatan yang juga lengkap dengan warung serta bengkel). Maka aku mengecek mobilku dengan memanggil seorang montir yang adi di bengkel disekitar pom bensin tersebut. Sang montir mengabarkan bahwa mobilku rusak berat, mesin penggeraknya rusak, hanya bisa diperbaiki di Thoif atau di Riyadh. Maka akupun berdiri di bawah terik matahari, sementara istri dan anak-anakku tetap berada di dalam mobil. Aku tidak tahu apa yang harus aku kerjakan…, anak-anaku bagaimana…?, istriku?, mobilku?, aku bingung apa yang harus aku lakukan. Orang-orang melewatiku dan melihat kondisiku akan tetapi tidak seorangpun yang menyapaku, semuanya lewat dengan cuek. Hingga akhirnya tidak berapa lama kemudian ada seseorang yang lewat dan berkata, "Semoga Allah menolongmu…, semoga Allah memberi kemudahan padamu". Ini adalah orang yang terbaik yang lewat, ia mendoakanku. Tak lama kemudian ada seseorang yang keluar dari pom bensin lalu berhenti di mobilku yang rusak lalu menyapaku, "Assalaamu'alaikum", Aku berkata, "Wa'alaikum salam". Ia berkata, "Ada apa dengan mobilmu, semoga baik-baik saja?". Aku berkata, "Mobilku rusak". Rupanya orang ini punya keahlian tentang mesin mobil. Maka ia berkata, "Coba aku cek dulu ada apa dengan mobilmu…". Setelah mengecek lalu ia berkata, "Ini rusak berat, tidak bisa diperbaiki".
Aku berkata, "Lantas solusinya bagaimana?". Ia lalu menyampaikan sebuah ide yang selama hidupku tidak pernah aku mendengar ide seperti ini, padahal ia tidak mengenalku dan aku tidak mengenalnya.
Ia berkata, "Akhi.., engkau membawa keluarga sedangkan aku hanya sendirian…, engkau masukkan saja istri dan anak-anakmu ke mobilku terus bawalah mobilku, lanjutkan perjalananmu ke Riyadh, dan bertawakkallah kepada Allah. Adapun aku gampang…, aku akan nungguin mobilmu, aku minum kopi di warung, dan aku makan siang…. Perjalananmu masih sekitar 400 km. Kalau kamu sudah sampai di Riyadh maka antarkan keluargamu di rumahmu, lalu kirim aja mobil pengangkut dari Riyadh untuk menjemput aku dan mobilmu. Aku akan menunggui mobilmu sampai datang mobil penjemput !!".
Aku berkata, "Wahai saudaraku…, engkau tidak mengenalku…bagaimana engkau memberikan mobilmu kepadaku !!".
Ia berkata, "Perkaranya biasa aja…kan mobilmu juga sama aku, mobilku sama kamu"

Aku sungguh heran dengan sikap orang ini. Ia lantas segera mengeluarkan barang-barangku dari mobilku dan memasukannya ke mobilnya, lantas ia berkata…"Silahkan jalan, bertawkkallah kepada Allah".
Maka akupun melanjutkan perjalananku hingga aku tiba di Riyadh di waktu maghrib, lalu akupun menyewa mobil pengangkut untuk menjemputnya dan mobilku. Dan ternyata mobil pengangkut tersebut baru sampai pada keesokan paginya. Hingga akhirnya ia baru sampai di Riyadh di waktu dzuhur. Begitu sampai Riyadh aku segera menemuinya untuk mengembalikan mobilnya. Aku berkata kepadanya, "Apa yang kau kehendaki..?, mungkin ada yang kau butuhkan…??, aku ingin membalas kebaikanmu"
Ia berkata, "Alhamdulillah…aku tidak melakukan apa-apa buatmu…mobilku sekarang kembali dan mobilmu juga sudah sampai ke Riyadh"
Aku berkata, "Kalau begitu, aku minta nomor teleponmu", iapun memberikan nomor teleponnya dan kamipun berkenalan sebentar.
Setelah itu berjalanlah hari…berlalulah minggu…lewatlah bulan.. hingga suatu hari akupun berkumpul dengan sahabat-sahabtku membicarakan tentang perbuatan-perbuatan baik. Lalu aku ceritakan kepada mereka kisahku ini, tentang pertongan dari seseorang yang aku tidak pernah mengenalnya dan ia tidak pernah mengenalku. Sungguh aku tidak menyangka ada kebaikan lagi di dunia ini hingga akhirnya aku bertemu dengan orang ini. Ia telah berbuat baik kepadaku.

Akupun teringat bahwasanya sudah lama aku tidak meneleponnya, maka akupun mencari nomor teleponnya, lalu akupun meneleponnya. Akan tetapi tenyata yang mengangkat telepon adalah istrinya. Maka aku berkata, "Dimanakah si fulan?", ternyata istrinya menjawab dengan nada yang ketus, "Apalagi yang kalian inginkan…ia sudah dipenjara !!!". Akupun terperanjat, aku bertanya, "Kenapa dipenjara?". Istrinya dengan nada ketus berkata, "Kamu dan orang-orang yang sepertimu selalu saja datang dan menagih-nagih hutang hingga akhirnya suamiku dipenjara !!!", Aku bertanya lagi, "Di penjara mana?", maka istrinya mengabarkan bahwasanya ia dipenjara di sebuah penjara di Riyadh.
Maka keesokan harinya aku hendak berniat membalas kebaikannya. Maka akupun membawa uang sejumlah 100 ribu real (*sekitar 250 juta rupiah) lalu aku pergi menunju penjara tersebut. Aku menemui kepala penjara, lantas aku bertanya kepadanya, "Apakah si fulan dipenjara di sini?", ia berkata, "Benar". Aku berkata, "Masalahnya apa?", ia berkata, "Karena masalah hutang". Akupun mengeluarkan uangku 100 ribu real, lalu aku berkata, "Ini uang 100 ribu real, keluarkanlah ia dari penjara, dan jangan beritahu dari siapa. Sampaikan saja bahwasanya ada seorang dermawan yang memberikan, lunasi hutang-hutangnya dan keluarkanlah ia dari penjara".
Kepala penjara tersebut lalu memanggil orang ini dan mengabarkan kepadanya bahwa ada orang yang ingin membebaskannya dengan menyumbangkan 100 ribu real. Kepala penjara berkata kepadanya, "Ambillah uang ini, semoga bermanfaat bagimu". Akan tetapi ternyata ia berkata, "Jazaahullahu khoiron, akan tetapi 100 ribu real ini tidak bermanfaat bagiku. Hutangku 3 juta real (*sekitar 7,5 milyar)". Rupanya orang ini telah masuk dalam perdagangan dan mengalami kerugian hingga akhirnya terlilit hutang sejumlah 3 juta real yang menyebabkan ia dipenjara karena tidak mampu untuk melunasinya. Lantas ia berkata kepada kepala penjara, "Ketahuilah uang 100 ribu real ini tidak bermanfaat bagiku, akan tetapi gunakan uang ini untuk membebaskan orang-orang yang dipenjara bersamaku yang kelilit utang 7 ribu real, atau 10 ribu real atau 20 ribu real". Akhirnya dengan uang ini ia bisa membebaskan lebih dari 7 orang dari teman-temannya yang dipenjara.Kepala penjara berkata, "Aku jadi bingung…manakah yang lebih menakjubkan…apakah perbuatan sang dermawan yang telah menyumbangkan 100 ribu realnya tanpa ingin diketahui…?, ataukah perbuatan orang yang dipenjara ini yang tidak memiliki uang sepeserpun dan dalam kondisi dipenjara lantas memberikan uang 100 ribu real untuk membebaskan teman-teman penjaranya??!!"
Setelah 2 atau 3 minggu kemudian maka aku kembali menelpon orang itu, dan ternyata yang mengangkat telepon kembali adalah istrinya. Lalu mengabarkan kepadaku bahwasanya suaminya masih saja dipenjara. Maka akupun kaget, lalu kututup teleponku dan segera aku berangkat menemui kepala penjara. Lalu aku berkata, "Akhi…3 minggu lalu aku kemari dan aku memberikan kalian 100 ribu real untuk membebaskan si fulan, lantas kenapa kalian belum membebaskannya?". Kepala penjara berkata, "Wahai akhi…hutangnya 3 juta real, hanya 100 ribu real tentu tidak bisa membebaskannya. Akan tetapi wahai akhi…aku tidak tahu..mana yang lebih aneh dan menakjubkan…apakah perbuatanmu ataukah perbuatannya". Lantas kepala penjarapun menceritakan kepadaku apa yang telah terjadi. Maka akupun terperangah….aku berkata, "Sungguh orang ini luar biasa…!!!". Lalu aku berkata kepada kepala penjara, "Kalau begitu berikan kepadaku bukti-bukti hutangnya 3 juta real". Kebetulan aku adalah orang yang dilapangkan rizki dan juga aku punya banyak kenalan, maka akupun mencari bantuan dengan menemui orang-orang kaya hingga akhirnya setelah 3 bulan kemudian akupun bisa mengumpulkan 3 juta real, lalu akupun membayarnya kepada kepala penjara untuk membebaskannya"

Posted by
Unknown

More

Klik Next/Prev,, klu mw ngelanjutin yang lain

Blogger templates



Cool Blue Outer Glow Pointer

Thanks For :Fix Never Dies. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Team Jalsur

IP
free counters

Copyright © 2012 Semua Hanya Untuk TemanTemplate by : UrangkuraiPowered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.